Ini Dia Investasi Pensiun Yang Bisa Anda Coba

Apakah Anda peduli dengan dana pensiun nanti? Jika ya, sebaiknya Anda menyimak ulasan berikut ini. Kali ini kita akan membahas investasi pensiun yang bisa dicoba nanti. Tujuannya adalah untuk membantu Anda mempersiapkan keuangan nanti saat masa pensiun tiba, sehingga tidak perlu panik saat harus melakukan pengeluaran untuk memenuhi sesuatu. Lalu, kira-kira apa saja investasi pensiun yang bisa Anda coba sedari dini? Simak ulasannya di bawah ini.

Reksadana

Investasi pensiun pertama yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah reksadana. Investasi ini memiliki potensi menari dengan jangka waktu yang cukup panjang, sehingga cocok buat mewujudkan mimpi di hari yang akan datang nanti. Selain itu, keuntungan lainnya dari reksadana adalah tenaga manager investasi yang akan siap membantu untuk melindungi dana investasi kita. Oleh karena itu, reksadana merupakan pilihan tepat yang lebih aman.

Asuransi Investasi

Pilihan  investasi pensiun pertama yang biasa dilakukan oleh masyarakat adalah asuransi investasi. Alasannya tipe investasi yang satu ini memilii resiko yang cenderung lebih rendah, sehingga menjadi pilihan yang aman. Bentuknya pun sama seperti asuransi jiwa, namun dengan pengelolaan seperti reksadana. Namun, pada asuransi investasi kita dapat memiliki klaim manfaat saat pemegang polis sudah meninggal dunia.

Obligasi

Tak hanya itu, investasi pensiun lainnya yang juga tak kalah umum dan menguntungka yang banyak dilakukan oleh masyarakat adalah obligasi. Alasannya, obligasi dapat mengembangkan dana yang kita pinjamkan kepada pihak yang mengeluarkan surat dengan jumlah bunga yang lebih besar pada tempo waktu tertentu. Serupa dengan reksadana, obligasi pun sama amannya karena langsung dilindungi undang-undang. Pilihan ini cukup tepat untuk mendapatkan pemasukan saat pensiun nanti.

Dana Pensiun Lembaga Keuangan

DPLK atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan merupakan pilihan investasi pensiun lainnya yang bisa Anda coba. Terutama, jika Anda mau berinvestasi dengan lebih terstruktur dan tidak tergesa. Untuk memulainya, Anda bisa menyetorkan dana sebesar seratus ribu rupiah perbulannya. Selain itu, Anda juga dapat memilih apa jenis investasi yang ingin Anda gunakan.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.